Masa kecil
identik dengan masa kanak kanak ,masa dimana waktu banyak dihabiskan untuk
bermain....dan bermain.Tertawa lepas bebas tanpa tekanan Bersenang
senang.berlari dan bercanda ,bersuka ria penuh keceriaan. Menjalin pertemanan/persahabatan sejati dengan teman teman sebaya,menjalani kehidupan yang
bersahaja dan apa adanya .Itulah gambaran kehidupanku di era tahun 1975an,saat aku masih
duduk dibangku klas 6 SD dulu.Kata sebagaian orang masa kecilku dulu nakal dan
bandel Aku dilahirkan ,dibesarkan sebagai keluarga sederhana dan menjalani masa kecilku hidup dalam lingkungan perkampungan bernuansa
pedesaan yang begitu kental.Gemricik
air yang mengalir dari sungai Progo,dan hamparan persawahan yg begitu luas.Semua
itu menjadikan suasana kampung Tulung tampak begitu tenang,damai,dan menyenangkan.
Inilah cerita masa kecilku dulu, kenangan manis dalam hidupku :
Menangkap
Jangkrik (cengkerik) dimalam
hari sangat menyenangkan ,dengan menggunakan obor bersama sama dengan sahabat
sahabat kecilku dulu seperti : Si Surun, Si Slamet,Si Sugeng,Si Manthok,Si Joko
dan Si Priyo. (Entah dimana sekarang keberadaan 6 sahabat sahabatku itu ).
Jangkrik jangkrik itu biasanya bersembunyi dibalik bongkahan tanah kering di
perkebunan tembakau atau ditanah persawahan yang kering .Hasil tangkapan
,jangkrik itu kutempatkan di bumbung bambu atau kaleng ,selanjutnya
kami adu atau sekedar dinikmati suaranya.Jangkrik jangkrik itu ada yang
berwarna jliteng(hitam),jlabrang(merah)atau kembang
asem .Pada saat berburu jangkrik ada perasaan tentram dihati,bisa
menyatu dengan alam,menikmati malam dengan merdunya suara kerik
jangkrik. Tapi semua ketenangan itu akan terusik,kami bertuju akan lari tunggang langgang ..manakala salah satu teman
nengatakan bahwa ada Lampor atau kemamang yg datang ,lampor itu dari jauh
berbentuk seperti obor,menurut keyakinan warga desa Kemamang atau lampor adalah
sejenis mahluk halus tapi berbentuk seperti kepala manusia berambut api atau
burung bersayap api.Tapi semua masih sebatas
cerita yg belum tentu terbukti kebenaranya.Kalau sudah begitu kami bertuju akan segera
lari ketakutan meninggalkan area perkebunan tembakau dalam kegelapan
malam.Sesampainya di rumah kami akan membagi hasil tangkapan jangkrik itu
secara merata kepada teman temanku.
Menangkap burung Jalak
di sawah , diera sekitar tahun 1977 an.saat itu aku masih duduk diklas 2 SMP
,selepas pulang sekolah bersama teman teman ku dulu aku paling gemar menangkap
burung di area persawahan ,pada saat itu segerombolan burung
jalak Uren ,jalak penyu atau jalak kebo masih banyak ditemukan dan terlihat
bertengger dipunggung kerbau atau di lahan persawahan yang baru digaru atau diluku.Pada saat hujan deras biasanya
burung burung itu kesulitan untuk terbang tinggi ,kesempatan itu aku gunakan
untuk mengejarnya sekuat tenaga agar bisa menangkapnya. Selain berburu burung jalak,aku bersama si
Priyo sahabatku ,berburu burung trocokan dan kutilang yang banyak
bertengger di pucuk pohon ngangkring yang sdh kering disepanjang pinggiran kali
Progo atau berburu burung branjangan di persawahan yang padinya sudah mulai menguning.
Berburu Garengpong atau uwir uwir ,pada saat pergantian musim dari musim penghujan menuju kemarau ,serangga atau binatang yang suka terbang ini banyak ditemukan bergerombol di pohon pohon terutama pohon randu dan pete.Garengpong/uwir uwir tersebut aku tangkap menggunakan batang pohon salak yang panjang yang dibersihkan duri durinya ,kemudian ujungnya diberi pulut(getah nangka) atau plastik.
Mencari belut dengan menggunakan telik, telik adalah sejenis perangkap belut berupa anyaman bambu berbentuk botol yang dibawahnya ada lobangnya ,setelah didalamnya diberi umpan berupa cacing tanah yang dicampur dengan bawang putih dan abu dapur kemudan dicacah atau dihaluskan.Telik telik tersebut aku pasang dipersawahan menjelang maghrib dan baru diambil pada saat pagi hari/subuh. Kemudian belut itu akan masuk perangkap dan tidak bisa keluar lagi.Telik itu kami pasang maghrib dan diambil pada subuh/pagi untuk menghidari datangnya pak tani kesawah. Atau memancing belut di persawahan,berjalan diantara galengan sawah bersama si Surun.
Berburu garangan (gangkrangan), setiap hari minggu biasanya kami berkumpul di pos ronda bersama teman teman ,dengan anjing piaraan masing masing kami siap pergi beramai ramai berburu Garangan, dengan menyebrangi kali progo ,dan area persawahan .Garangan ini dainggap sebagai hama oleh petani setempat.
Menangkap kalajengking dengan janur ,di perengan tanah atau menangkap Jongkang untuk diadu dengan kadal. Bermain layang layang di area persawahan yang luas. Bermain bola di lapangan samping rumah pak.Miko dengan menggunakan bola dari jeruk Bali dengan gawang menggunakan sandal jepit. Bahagia itu sederhana,pertemanan yang tulus tanpa rekayasa.Dulu aku memelihara kelinci dan marmut ,burung jalak dan kutilang, aku punya 50 ekor bebek yang setiap bebek aku ikat sayapnya dengan rafia warna merah supaya tdk tertukar dengan bebeknya si Bambang Kero pada saat bersama sama membawanya ” angon “ .Kami berdua biasa duduk bersama disawah sambil “angon bebek” satu caping besar sambil menikmati lagu lagu Rhoma Irama seperti alunan lagu" kelana". Dengan sebuah radio transistor kecil.Sementara saat itu hujan deras dan petir masih menemani ku. Didesaku bila petani jagung dan ubi jalar baru saja panen ,aku dan teman temanku biasanya akan berusaha mencari kembali sisa sisa dari hasil panenan itu ( ngangsak). Dan hasilnya cukup lumayan , untuk dinikmati bersama sama.
Membuat
senjata rakitan dari ranting bambu, pada saat masih kecil dulu kami sering bermain perang
perangan,dan menggunakan senjata rakitan yang
kami buat dari ranting bambu ,pelurunya menggunakan kertas/koran yang direndam air atau dari bunga mlandingan (penthol).
Bermain dan mandi di kali Progo,sehabis pulang sekolah biasanya aku
ditemani keenam sahabat sahabat kecilku itu
bermain dan berenang dikali Progo ,meloncat dari pohon Waru yg kebetulan
posisinya melengkung kearah sungai dengan menggunakan sarung yang diikat diatas
kepala.Sehingga di sungai sarung itu menggelembung menyerupai balon.Atau
membuat gethek dari beberapa potongan pohon pisang yang ditusuk bambu,kemudian kami beramai ramai menaikinya...Melewati beberapa kedung seperti : kedung
Kodok,kedung Ledek dan kedung Wuni. Kedung adalah bagian terdalam dari sebuah
sungai.Sehabis puas bermain di sungai, biasanya kami bertujuh beramai ramai
mencari udang atau ikan kecil yang
bersembunyi dibalik batu batu kecil .Air
sungainya terlihat bening sehingga udang udang itu mudah untuk ditangkap.
Bermain petak umpet dan gobag sodor , di pelataran samping rumah , setiap malam minggu kami beramai ramai bermain petak umpet,dan gobag sodor dengan teman temanku alangkah bahagia dan gembira bisa : berlari,bercanda ,berteriak teriak, bebas bersandau gurau dibawah terangnya sinar bulan purnama.Permainan itu biasanya kami lakukan pada saat malam hari. Permainan Gobag Sodor terdiri dari 2 team yang saling berhadapan didalam permainan ini terkandung filosofi tentang sebuah kebersamaan,kerjasama,kesetiakawanan,strategi dan kekompakan.
Kepala bocor karena bermain tomprang, kejadian ini terjadi pada saat aku masih SD dulu.Ketika aku beramai ramai bermain tomprang dengan teman temanku .Permainan tomprang adalah melemparkan gambar yg sdh digunting.Pada saat itu ada teman yg sengaja melempar potongan genteng dan tepat mengenai kepalaku .Lemparan itu tepat mengenai syaraf kepala ,sehingga darahpun mengalir deras di kepala.Aku masih ingat bahwa anak yang melempar itu bernama Suprayogi temanku sekelas dulu.Kemudian aku dibawa ke RSU naik becak diantar oleh Bu Siti. guruku yang baik hati Terakhir aku mendengar kabar guruku itu kini telah tiada karena pemyakit ashma yang dideritanya.Aku merasa ikut kehilangan dengan kepergiannya.Beliau orang yang baik.
Dilempar penghapus kayu oleh guru bahasa Jawa tepat mengenai teman yang duduk persis dibelakangku, pada saat pelajaran bahasa Jawa aku asyik bermain dengan teman sebangku, tiba tiba awaas...aku berusaha menghindar.Dan pengapus kayu itupun tepat mengenai kepala teman yang duduk persis dibelakangku. Kemudian plaak..sebuah pukulan cukup keras bu Sri guru bahasa Jawa itupun mendarat di kepalaku. Aku hanya bisa nyengir kesakitan...
Disetrap didepan kelas gara gara aku tidak bisa mengerjakan soal Matematika, kemudian disuruh maju berdiri didepan kelas selama berjam jam dengan posisi kaki diangkat satu persis seekor burung bangau disaksikan teman teman sekelasku. Bu Giarti,guru Matematika yang terkenal galak itu menyuruh kakakku yang kebetulan juga sekolah disitu untuk menyelesaikan soal Matematika .Kebetulan kakakku pandai dalam pelajaran Matematika.
Sehabis musim penghujan,kami berenam biasa menangkap "gangsir" ditegalan ,sehabis hujan gangsir itu biasa membuat rumah/gundukan tanah ,kami menangkapnya dengan cangkul kemudian memasukkan air kedalam lubang gangsir tersebut dengan memberi tembakau,maka gangsir itu akan keluar dari lubangnya,atau menangkap anai anai/laron dengan menggunakan sapu lidi atau kipas bambu.Alangkah indahnya untuk dkenang masa masa kecilku dulu.Masa tidak semua anak sekarang bisa merasakan dan menikmatinya seperti.masa kanak kanak dulu
Bermain petak umpet dan gobag sodor , di pelataran samping rumah , setiap malam minggu kami beramai ramai bermain petak umpet,dan gobag sodor dengan teman temanku alangkah bahagia dan gembira bisa : berlari,bercanda ,berteriak teriak, bebas bersandau gurau dibawah terangnya sinar bulan purnama.Permainan itu biasanya kami lakukan pada saat malam hari. Permainan Gobag Sodor terdiri dari 2 team yang saling berhadapan didalam permainan ini terkandung filosofi tentang sebuah kebersamaan,kerjasama,kesetiakawanan,strategi dan kekompakan.
Kepala bocor karena bermain tomprang, kejadian ini terjadi pada saat aku masih SD dulu.Ketika aku beramai ramai bermain tomprang dengan teman temanku .Permainan tomprang adalah melemparkan gambar yg sdh digunting.Pada saat itu ada teman yg sengaja melempar potongan genteng dan tepat mengenai kepalaku .Lemparan itu tepat mengenai syaraf kepala ,sehingga darahpun mengalir deras di kepala.Aku masih ingat bahwa anak yang melempar itu bernama Suprayogi temanku sekelas dulu.Kemudian aku dibawa ke RSU naik becak diantar oleh Bu Siti. guruku yang baik hati Terakhir aku mendengar kabar guruku itu kini telah tiada karena pemyakit ashma yang dideritanya.Aku merasa ikut kehilangan dengan kepergiannya.Beliau orang yang baik.
Dilempar penghapus kayu oleh guru bahasa Jawa tepat mengenai teman yang duduk persis dibelakangku, pada saat pelajaran bahasa Jawa aku asyik bermain dengan teman sebangku, tiba tiba awaas...aku berusaha menghindar.Dan pengapus kayu itupun tepat mengenai kepala teman yang duduk persis dibelakangku. Kemudian plaak..sebuah pukulan cukup keras bu Sri guru bahasa Jawa itupun mendarat di kepalaku. Aku hanya bisa nyengir kesakitan...
Disetrap didepan kelas gara gara aku tidak bisa mengerjakan soal Matematika, kemudian disuruh maju berdiri didepan kelas selama berjam jam dengan posisi kaki diangkat satu persis seekor burung bangau disaksikan teman teman sekelasku. Bu Giarti,guru Matematika yang terkenal galak itu menyuruh kakakku yang kebetulan juga sekolah disitu untuk menyelesaikan soal Matematika .Kebetulan kakakku pandai dalam pelajaran Matematika.
Sehabis musim penghujan,kami berenam biasa menangkap "gangsir" ditegalan ,sehabis hujan gangsir itu biasa membuat rumah/gundukan tanah ,kami menangkapnya dengan cangkul kemudian memasukkan air kedalam lubang gangsir tersebut dengan memberi tembakau,maka gangsir itu akan keluar dari lubangnya,atau menangkap anai anai/laron dengan menggunakan sapu lidi atau kipas bambu.Alangkah indahnya untuk dkenang masa masa kecilku dulu.Masa tidak semua anak sekarang bisa merasakan dan menikmatinya seperti.masa kanak kanak dulu
Masih banyak lagi kenangan manis semasa aku
kecil dulu,seperti:Bermain sundah
mandah, Petak umpet,Gobag sodor ,dakon, ganjilan,tomprang bermain kelereng/setinan,beradu biji
sawo kecik Masih ingatkah kalian akan permainan permainan
itu....?
Dan masih banyak lagi pengalaman masa kecil yang tidak bisa kuceritakan
dalam tulisan ini.Semoga ini semua bisa mengembalikan angan dan mimpi kita dimasa
lalu. Singkat cerita ,kemudian selepas kelas 2 SMA kutinggalkan kampung yang
begitu kucintai itu krn aku harus pergi merantau dan berkelana jauh ke tanah
Sulawesi ,meninggalkan kampung halamanku meninggalkan sanak saudaraku, meninggalkan sahabat sahabatku dulu seperti Si Surun,Si Slamet,Si Sugeng,Si Manthok,Si Joko dan Si Priyo.
Nah, itulah
sekelumit pengalaman masa kecilku dulu,masa masa paling indah dalam hidupku,masa yang
takkan pernah kembali lagi.
Coretan ini kupersembahkan buat sahabat sahabatku yang entah dimana keberadaanya sekarang.
Penulis : Dwi Riyadi
http://reretaipan88.blogspot.com/2018/06/asiataipan-taipanqq-taipanbiru-jual.html
BalasHapusTaipanbiru
TAIPANBIRU . COM | QQTAIPAN .NET | ASIATAIPAN . COM |
-KARTU BOLEH BANDING, SERVICE JANGAN TANDING !-
Jangan Menunda Kemenangan Bermain Anda ! Segera Daftarkan User ID terbaik nya & Mainkan Kartu Bagusnya.
Dengan minimal Deposit hanya Rp 20.000,-
1 user ID sudah bisa bermain 8 Permainan.
• BandarQ
• AduQ
• Capsasusun
• Domino99
• Poker
• BandarPoker
• Sakong
• Bandar66
Kami juga akan memudahkan anda untuk pembuatan ID dengan registrasi secara gratis.
Untuk proses DEPO & WITHDRAW langsung ditangani oleh
customer service kami yang profesional dan ramah.
NO SYSTEM ROBOT!!! 100 % PLAYER Vs PLAYER
Anda Juga Dapat Memainkannya Via Android / IPhone / IPad
Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami-Online 24jam !!
• WA: +62 813 8217 0873
• BB : D60E4A61
Daftar taipanqq
Taipanqq
taipanqq.com
Agen BandarQ
Kartu Online
Taipan1945
Judi Online
AgenSakong
Casino site live | LuckyClub
BalasHapusPlay casino online and luckyclub win a lot of money with a casino site. Live casino games can be addictive and fun. But the fun and excitement of this Rating: 4 · Review by LuckyClub